Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

20. Harakat kasrahnya Jim atau Dlommah pada lafadz جله

Gambar
Dalam Fathul Mu’in dijelaskan ada redaksi tambahan bagi yang ingin membaca doa sujud lebih panjang yakni dengan lafadz : اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ، دِقَّهُ وَجِلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ . Fokus pada kata جله , yang memiliki arti besar atau agung, dalam beberapa kitab syarah dan kitab hadis ditemukan penjelasan bahwasanya pembacaan lafadz tersebut dengan mengharakati kasrah pada huruf jim, sehingga dibaca Jillahu, ini keterangan yang paling banyak ditemukan referensinya, namun ada beberapa kitab termasuk kitab Mirqatul Mafatih, yang menerangkan bahwasanya lafadz tersebut selain dibaca kasrah, terkadang juga ada yang membacanya dengan dlommah, sehingga terbaca Jullahu.   فتح المعين - (ج 1 / ص 194) ومما ورد فيه: اللهم إني أعوذ برضاك من سخطك، وبمعافاتك من عقوب...

19. Shalat memakai kaos kaki dan sarung tangan

Gambar
Kita menemukan dalam beberapa kondisi ketika hawa dingin atau diperkotaan ada sebagian orang yang ketika sholat tidak melepas kaos kaki ataupun kaos tangan, secara konsep hal tersebut sepertinya mengganggu tatacara shalat atau lenbih tepat salah satu rukun shalat yakni sujud yang menurut pendapat yang kuat versi Ibnu hajar bahwa harus memenuhi 7 anggota badan, yakni sebagian dari jidat, sebagian dari masing2 kedua telapak tangan, sebagian dari kedua lutut dan sebagian dari kedua bagian bawah jari kaki, namun ternyata ketika difahami lebih detail ada hal yang hampir terlewatkan yaitu kewajiban “kaysfu/membuka” dari 7 anggota badan yang wajib diletakkan ketika sujud apakah harus terbuka semua atau tidak. Dan setelah dilakukan pendalaman pemahaman ditemukan abahwa kewajiban membuka anggota badan tersebut hanya terdapat pada Jidat saja, bukan 6 anggota badan yang lain, bahkan hukumnya makruh ketika lutut terbuka pada saat sujud. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwasanya sholat dengan mem...

18. Membaca surat tidak mulai awal, tetap sunnah diawali basmalah.

Gambar
  Praktek yang terjadi dikalangan masyarakat bervariasi ketika membaca surat dalam sholat setelah al-fatihah ataupun membaca surat diluar sholat, dan kebetulan awal ayat yang dia baca bukan awal surat namun dipertengahan surat. Dalam hal ini ada yang membaca tetap memulai dengan basmalah sebagaimana ketika awal surat dan ada yang membacanya hanya diawali dengan ta’awudz saja tidak disertai basmalah. Teks pada kitab Fathul Mu’in dan didukung oleh beberapa referensi dari kitab lain, menyatakan bahwa dalam madzhab Syafi’i (Madzhab mayoritas orang islam di Indonesia) tetap disunnahkan membaca basmalah ketika kita hendak membaca ayat al-Qur’an meskipun bacaan tersebut tidak dimulai dari awal surat, misal dimulai dari pertengahan surat, tentunya selain surat Bara’ah. Semisal kita akan membaca penggalan surat al-Baqarah ayat 285-286 : آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ ...

17. Membaca Lafadz جلسة الاستراحة dengan kasrah huruf jim atau fathah.

Gambar
  Sudah masyhur dikalangan pembaca kitab fiqh, tentang kesunnahan duduk setelah sujud kedua pada rakaat pertama atau rakaat ketiga yang dikenal dengan istilah duduk istirahah( جلسة الاستراحة ), yang ingin kami jelaskan ialah tentang cara membaca kalimat جلسة الاستراحة , dalam teks arab. Masuk dalam salah satu nadlam alfiyah ibnu malik bahwasanya lafadz جلسة merupakan contih dari masdar marrah dan juga masdar haiah, sebagaiman nadlam : وفعلة لمرة كجلسة وفعلة لهيئة كجلسة  dan yang ingin kami telusuri ialah bagaimana analisa yang tepat ketika kata جلسة disambung dengan kata الاستراحة , apakah dibaca fathah sebagai masdar marrah atau kasrah sebagai masdar haiah. Dan setelah dilakukan diskusi ditemukan bukti ibarat yang memperkuat bahwasanya pembacaan yang tepat ialah dengan membaca kasrah bukan fathah pada huruf Jim, sehingga jika dilafadkan berbunyi “Jilsatul Istiarah” bukan “Jalsatul Istirahah”.   Ref : معجم لغة الفقهاء الجلسة: بفتح الجيم: المرة من جلس، وبالكسر: ا...